Jumaat, 25 April 2014

Sholat Tahajud


Doa Niat Tata Cara Bacaan dan Keutamaannya

Tata Cara Shalat Tahajud :

  1. Berniat untuk mengerjakan shalat tahajud Ushallii sunnatat-tahajjudi rak'ataini lillaahi ta'aalaa.
  2. Artinya: "Aku niat shalat sunat tahajud dua rakaat karena Allah"
  3. Raka'at pertama membaca surah Al Fatihah, setelah itu di lanjut dengan Bacaan/surah lain yang anda kira sudah hafal
  4. Pada raka'at kedua/selanjutnya lakukan seperti raka'at pertama
  5. Salam

Note: Jumlah rakaat pada shalat tahajud tidak terbatas, mulai dari dua rakaat, empat rakaat, dst.....


Cara pelaksanaan shalat tahajud sama dengan cara pelaksanaan shalat fardhu, baik gerakan maupun bacaannya. Perbedaannya hanyalah pada niat.

Niat Sholat Tahajud



USHALLIISUNNATATTAHAJJUDI RAK'ATAINI LILLAAHI TA'AALAA.
Artinya: (di dalam hati pada saat takbjratul ihram).
"Aku (niat). shalat sunat tahajud 2 rakaat, karena Allah Ta'ala"

Waktu Pelaksanaan Shalat Tahajud

Awal waktu shalat lail adalah setelah shalat isya dan akhir waktunya adalah setelah terbit fajar kedua. Ini berdasarkan hadits Aisyah radhiallahu anha dia berkata,

“Rasulullah shallallahu alaihi wasallam biasa mengerjakan shalat sebelas rakaat pada waktu antara selesai shalat isya sampai subuh.” (HR. Muslim no. 736)

Juga berdasarkan hadits Ibnu Umar di atas. Karenanya Ibnu Nashr berkata dalam Mukhtashar Qiyam Al-Lail hal. 119, “Yang disepakati oleh para ulama adalah: Antara shalat isya hingga terbitnya fajar (shadiq/kedua) adalah waktu untuk mengerjakan witir.”

Karenanya jika ada orang yang shalat maghrib-isya dengan jama’ taqdim, maka dia sudah boleh mengerjakan shalat lail walaupun waktu isya belum masuk. Sebaliknya, walaupun sudah jam 10 malam tapi jika dia belum shalat isya, maka dia belum diperbolehkan shalat lail.

Bacaan Do'a Setelah Shalat Tahajud :
Setelah selesai melaksanakan shalat tahajud, dilanjutkan dengan shalat sunat witir.
Sebenarnya tidaka ada bacaan doa tertentu yang dikerjakan setelah sholat tahajud, anda bisa berdoa sesuai dengan keinginan. Namun bila melihat dengan kebiasaan Rasulullah SAW, Baginda Rasul membaca doa berikut :

للّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، وَلَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya:
"Ya, Allah! Bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan bumi serta seisi-nya. Bagi-Mu segala puji, Engkau benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu dengan-Mu benar, Surga adalah benar (ada), Neraka adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari- Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar. Ya Allah, kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali (bertaubat), dengan pertolongan-Mu aku berdebat (kepada orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum. Oleh karena itu, ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang. Engkaulah yang mendahulukan dan mengakhirkan, tiada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau".

Ada baiknya membaca Do'a keselamatah Dunia Dan Akhirat :

رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْءَاخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Artinya :
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka".(QS, 2:201)

Setelah selesai membaca doa, hendaklah dilanjutkan dengan membaca istighfar sebanyak-banyaknya.  

 Beberapa Keutamaan Shalat Tahajud di Dunia :

1. Orang yang menegakkan qiyamullail akan terpelihara dari gangguan setan, dan bangun di pagi hari dalam keadan segar dan bersih jiwanya

"Suatu hari pernah diceritakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang orang yang tidur semalam suntuk tanpa mengingat untuk sholat, maka beliau menyatakan: “Orang tersebut telah dikencingi setan di kedua telinganya ” (Muttafaqun ‘alaih)

"Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga menceritakan: “Setan mengikat pada tengkuk setiap orang diantara kalian dengan 3 ikatan (simpul) ketika kalian akan tidur. Setiap simpulnya ditiupkanlah bisikannya (kepada orang yang tidur itu): “Bagimu malam yang panjang, tidurlah dengan nyenyak.” Maka apabila (ternyata) ia bangun dan menyebut nama Allah Ta’ala (berdoa) , maka terurailah (terlepas) satu simpul . Kemudian apabila ia berwudhu , terurailah satu simpul lagi Dan kemudian apabila ia sholat , terurailah simpul yang terakhir. Maka ia berpagi hari dalam keadaan segar dan bersih jiwanya . Jika tidak (yakni tidak bangun sholat dan ibadah di malam hari), maka ia berpagi hari dalam keadaan kotor jiwanya dan malas (beramal shalih)” (Muttafaqun ‘alaih)

2. Mengetahui di malam hari itu ada 1/3 malam terakhir dimana Allah Subhanahu wa Ta ’ala akan mengabulkan doa orang yang berdoa, memberi sesuatu bagi yang memintaa, dan mengampuni yang memohon ampun pada-Nya

"Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwasannya Nabi bersabda: "Allah turun ke langit dunia setiap malam pada 1/3 malam terakhir. Allah lalu berfirman, Siapa yang berdoa kepada-Ku niscaya Aku kabulkan! Siapa yang meminta kepada-Ku niscaya Aku beri! Siapa yang meminta ampun kepadakepada- Ku tentu Aku ampuni. Demikianlah keadaannya hingga terbit fajar "(HR. Bukhari no. 145 dan Muslim no. 758)

Rasulullah dalam sabda beliau:


"Di waktu malam terdapat satu saat dimana Allah akan mengabulkan doa setiap malam.” (HR Muslim No. 757)

3. Ciri-ciri orang Shaleh dan Menjadikan sebab masuk surga.

"Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai sekalian manusia, sebarkanlah salam, berilah makanan, sambunglah tali persaudaraan dan sholatlah ketika manusia terlelap tidur pada waktu malam niscaya engkau akan masuk surga dengan selamat” (HR. Ibnu Majah, dishohihkan oleh Al Albani)


“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam taman-taman surga dan di mata air-mata air, sambil mengambil apa yang diberikan oleh Rabb mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu (di dunia) adalah orang-orang yang berbuat kebaikan, (yakni) mereka sedikit sekali tidur di waktu malam, dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah).” (Adz-Dzariyat: 15-18).


4. Jalan mendapatkan rahmat Allah …
Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Semoga Allah merahmati laki-laki yang bangun malam, lalu melaksanakan shalat dan membangunkan istrinya. Jika sang istri menolak, ia memercikkan air di wajahnya. Juga, merahmati perempuan yang bangun malam, lalu shalat dan membangunkan suaminya. Jika sang suami menolak, ia memercikkan air di wajahnya.” (HR. Abu Daud)

5. Sarana Pengabulan permohonan …
Allah SWT berjanji akan mengabulkan doa orang-orang yang menunaikan shalat tahajud dengan ikhlas. Rasulullah Saw Bersabda,
“Dari Jabir berkata, bahwa nabi Saw bersabda, “Sesungguhnya di malam hari , ada satu saat yang ketika seorang muslim meminta kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah memberinya, Itu berlangsung setiap malam.” (HR. Muslim)

6. Penghapus dosa dan kesalahan …
Dari Abu Umamah al-Bahili berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Lakukanlah Qiyamul Lail, karena itu kebiasaan orang saleh sebelum kalian, bentuk taqarub, penghapus dosa, dan penghalang berbuat salah.” (HR. At-Tirmidzi)

7. Jalan mendapat tempat yang terpuji …
Allah berfirman,
“Dan pada sebagian malam bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra’:79)

Keutamaan shalat tahajud di akhirat :
  1. Bangkit Dari Kubur Dengan Wjah Berseri, Pada hari pembalasan kelak orang tersebut akan dibangkitkan oleh Allah dari alam kubur dengan wajah yang tanpa berseri-seri, tanpa ada rasa ketakutan dan kekhawatiran
  2. Keringanan Dalam Hisab, Pada saat penghisaban (penghitunagn) amal baik dan buruk pada hari kiamat kelak Allah akan memberikan keringanan
  3. Mudah Menyeberang Shirotol Mustaqim, Allah juga akan memberikan kemudahan dan kecepatan secepat kilat bagi mereka, saat menyeberang shirotol Mustaqim.
  4. Amalnya Diberikan Dari Tangan Kanan, Segala amal perbuatannya di dunia akan diberikan oleh Allah dari tangan kanan karena banyak kebaikan yang telah tercatat semasa hidupnya di dunia

Jumaat, 25 Mei 2012

Jutawan Amerika Peluk Islam Setelah Sebulan di Arab Saudi



FIRMAN Allah SWT yang bermaksud: Bukanlah kewajipanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allahlah yang memberikan (memberi taufik) siapa yang dikehendaki-Nya… (al-Baqarah: 272)
Maka itu, tidak hairan jika hidayah Allah itu datang dengan cara yang tidak disangka-sangka. Begitu juga dengan kembara hidayah insan bernama Richard Patterson atau nama Islamnya, Abdulaziz.
Abdulaziz bukan sebarangan orang. Dia adalah seorang ahli perniagaan terkemuka warga Amerika Syarikat (AS) yang juga seorang juruterbang. Namun, dia melakukan hijrah akidah selepas sebulan berada di bumi Arab Saudi. 

Dia ke Arab Saudi kerana mendapat kontrak dengan Bulan Sabit Merah Arab saudi untuk melatih mahasiswa tentang kecemasan di udara.“Saya pada mulanya datang ke Arab Saudi untuk tujuan transaksi komersial. Saya begitu senang membuat kesepakatan terbaik dalam hidup saya dengan Allah SWT dengan masuk Islam,” kata Abdulaziz
Jutawan sebuah syarikat yang mengendalikan perkhidmatan bantuan perawatan kritikal memiliki kekayaan berjumlah RM155 juta, dua pesawat peribadi dan dua helikopter yang khusus untuk penerbangan perubatan khas.

Isnin, 14 Mei 2012

Tidak Solat Tetapi Hidup Senang Lenang. Kenapa Macam Tu?


Assalamualaikum dan salam sejahtera buat sahabat semua.

Namun demikian, jika dijawabnya, tak solatpun boleh hidup senang lenang, tak ada masalah pun. Jika disambung lagi, tengok orang yang solat tak pernah tinggal tapi hidup susah memanjang. Apa guna solat katanya. Itu tandanya imamnya makin goyang. Tak mustahil dia boleh tergelincir akidah. Apatahlagi jika dia anggap solat tidak wajib sudah sah gugur akidah dia. Nauzubillahi min zalik. Banyak orang tidak solat sebab inilah. Sebab pertama dia ukur diri dia. Kedua dia ukur orang lain. Bila dia ukur diri dia - dia tak solat tapi hidup tetap gembira. Duit senang lenang. Bisnes maju. Tidak pernah rasa sakit. Tidak pernah rasa bimbang. Makan berselera macam biasa. Jadi dia rasa tak ada bezanya dia solat ke tidak. 

Ukuran kedua dia lihat orang lain. Orang lain yang hari-hari ke masjid, solat wajib tidak pernah tinggal, solat sunat hari-hari buat tapi dia tengok orang tu tak sesenang diapun. Naik motor buruk macam tu jugak. Rumah dinding papan buruk berbumbungkan zink bertampal-tampal macam tu jugak. Patutnya dia rajin solat, Allah dah bagi rezeki melimpah ruah dekat dia. Tapi tak adapun. Akhir sekali ukuran jahil dia kata kalau macam tu baik tak payah solat kalau gitu.

Ramai golongan macam ni dalam masyarakat. Solat dianggap tidak bernilai. Bahkan lebih teruk anggap solat boleh menyekat rezeki. Semuanya kerana cetek ilmu agama. Ada satu kisah menarik untuk saya kongsikan. Dalam majlis agama selalu sebut kisah ni untuk teladan.  Ada dua orang nelayan. Seorang penyembah berhala, seorang lagi muslim yang taat kepada Allah. Ketika menebar jala, nelayan yang menyembah berhala menyebut nama berhalanya, manakala nelayan muslim itu membaca bismillah. Bila tiba masa jala diangkat, nelayan penyembah berhala mendapat banyak ikan, sedangkan nelayan muslim tadi, tidak memperolehi seekorpun. Malaikat yang melihat keadaan itu bertanya kepada Allah " Ya Allah, apakah yang telah berlaku? HambaMu yang menyekutukanMu, Kau berikan dia rezeki yang banyak, sedangkan hambamu yang menyebut namaMu, Kau tidak memberikan dia apa-apa." Allah menjawab, “ Yang menyekutukanKu, tempatnya memang sudah pasti Neraka. Maka apalah sangat rezeki yang pasti akan hancur itu jika Kuberikan kepadanya? Tetapi hambaKu yang beriman itu, Aku hendak memberi ganjaran syurga, maka Aku suka mengujinya untuk melihat kebenaran imannya”.  Saya pasti ramai yang pernah dengar cerita ini termasuk orang yang tidak solat tersebut. Peringatan dari Allah amat jelas. Sama ada kita nak faham atau tidak itu jer.

Jangan bersangka baik dalam keadaan kita gembira kerana tidak solat. Tidak solat bermakna lain-lain ibadat kita - puasa, zakat, sedekah tidak bernilai di sisi Allah. Azab akhirat pasti tersedia jika kita dijemput dalam keadaan kita tidak pernah mengenal sejadah.